http://gunadarma.ac.id

Rabu, 30 April 2014

Tugas 4 softskill (Bahasa Indonesia 2)

0 komentar
Karangan dengan Penalaran Induktif
 
Alat Untuk Sistem Keamanan Pada Gerbong Kereta
Pada setiap kereta pastinya memiliki masalah, masalah tersebut salah satunya adalah pada setiap jam kerja maupun jam pulang kerja saya mendapati setiap gerbong kereta penuh sesak dipadati oleh penumpang. Saya sangat miris melihat kejadian itu karena sangat penuh sampai ada yang rela bergelantungan di pintu-pintu kereta padahal pintu tersebut otomatis tertutup krena sangat penuh penumpang tersebut mengganjal pintu otomatis tersebut.
 
Saya ingin membuat alat yang cara kerjanya seperti di lift, jika suatu ruang sudah penuh dan melebihi kapasitas yang ditentukan maka akan berbunyi alarm menandakan bahwa ruang tersebut sudah tidak dapat menampung penumpang lagi dan jika alarm berbunyi menandakan hal tersebut maka pintu otomatis tidak akan tertutup dan keretapun tidak akan diberakatkan. Seperti itulah kiranya konsep penulisan ilmiah yang akan saya buat.

Analisis : dari karangan diatas dapat dianalisa bahwa alat yang ingin dibuat cukup bagus untuk membantu meminimalisasikan suatu kejadian yang tidak diinginkan alibat berdesak-desakkan dikereta dan alat yang ingin dibuat juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Kekurangn tersebut adalah semakin banyaknya penumpang yang terlambat kekantor ataupun ketempat yang dituju akibat tidak dapat masuk ke gerbong kereta. Kelebihannya meminimalisasikan suatu kecelakaan atau kejadian yang buruk akibat berdesak-desakkan di dalam gerbong kereta.

Tugas Softskill 3 (Bahasa Indonesia 2)

0 komentar


PENALARAN INDUKTIF
Penalaran induktif adalah cara berpikir dengan menarik kesimpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus. Misalnya pada pengamatan atas logam besi, alumunium, tembaga dan sebagainya. Jika dipanasi ternyata menunjukkan bertambah panjang. Dari sini dapat disimpulkan secara umum bahwa logam jika dipanaskan akan bertambah panjang. Biasanya penalaran induktif ini disusun berdasarkan pengetahuan yang dianut oleh penganut empirisme.
contoh penalaran induktif adalah :kerbau punya mata. anjing punya mata. kucing punya mata:. setiap hewan punya matapenalaran induktif membutuhkan banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis yang diangkat. untuk itu penalaran induktif erat dengan pengumpulan data dan statistik.

Senin, 31 Maret 2014

tugas 2 bahasa indonesi 2 (softskill)

0 komentar
Nama             : Ita Ramawati
NPM              : 23111749
Kelas              : 3KB04
Mata Kuliah    : Bahasa Indonesia 2 (softskill)

 soal
1. jelaskan tentang silogisme dan entimen

jawab :

1.  - Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan).
Contohnya:
-Semua manusia akan mati
Ani adalah manusia
Jadi, Ani akan mati. (simpulan)


- Entimen
Entimen adalah penalaran deduksi secara tidak langsung. Dan dapat dikatakan silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contohnya :
-Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada sinar matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis.


referensi :
http://acepgagan.blogspot.com/2013/01/silogisme-entimem.html

tugas 1 softskill (bahasa indonesia 2)

0 komentar
Nama : Ita Ramawati
NPM : 23111749
Kelas : 3KB04
Mata Kuliah: Bahasa Indonesia 2 (softskill)

soal
  1. buatlah karangan deduktif minimal 3 paragraf beserta analisisnya

jawab :

1. Alat Untuk Sistem Keamanan Pada Gerbong Kereta
Pada semester enam ini saya akan membuat suatu alat untuk memenuhi syarat penulisan ilmiah. Saya akan membuat suatu sistem keamanan pada gerbong kereta. Mengapa saya berfikiran untuk membuat alat tersebut karena ada suatu masalah.
Masalah tersebut adalah pada setiap jam kerja maupun jam pulang kerja saya mendapati setiap gerbong kereta penuh sesak dipadati oleh penumpang. Saya sangat miris melihat kejadian itu karena sangat penuh sampai ada yang rela bergelantungan di pintu-pintu kereta padahal pintu tersebut otomatis tertutup krena sangat penuh penumpang tersebut mengganjal pintu otomatis tersebut.
Saya ingin membuat alat yang cara kerjanya seperti di lift, jika suatu ruang sudah penuh dan melebihi kapasitas yang ditentukan maka akan berbunyi alarm menandakan bahwa ruang tersebut sudah tidak dapat menampung penumpang lagi dan jika alarm berbunyi menandakan hal tersebut maka pintu otomatis tidak akan tertutup dan keretapun tidak akan diberakatkan. Seperti itulah kiranya konsep penulisan ilmiah yang akan saya buat.

Analisis : dari karangan diatas dapat dianalisa bahwa alat yang ingin dibuat cukup bagus untuk membantu meminimalisasikan suatu kejadian yang tidak diinginkan alibat berdesak-desakkan dikereta dan alat yang ingin dibuat juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Kekurangn tersebut adalah semakin banyaknya penumpang yang terlambat kekantor ataupun ketempat yang dituju akibat tidak dapat masuk ke gerbong kereta. Kelebihannya meminimalisasikan suatu kecelakaan atau kejadian yang buruk akibat berdesak-desakkan di dalam gerbong kereta.

Sabtu, 11 Januari 2014

ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA (tugas softskil 4)

0 komentar
A. ABSTRAKSI

1.   DEFINISI ABSTRAKSI
Abstrak adalah suatu bentuk informasi yang disajikan dalam laporan atau karya ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertai tulisan secara teknis dengan tujuan agar pembaca segera mengetahui isi yang ditulis secara singkat. Dengan kata lain, abstrak adalah pernyataan singkat tetapi akurat dari sisi dokumen tanpa menambah tafsiran atau kritik dan tanpa membedakan abstak tersebut dibuat ( American National Institute’s, 1079).

Minggu, 08 Desember 2013

tugas 3 bahasa indonesia ( softskill)

0 komentar
1.    Alinea
a.      Pengertian Alinea
Alinea atau paragraf adalah  satu  kesatuan pikiran, satu kesatuan yang lebih tinggi dari sebuah kalimat . Alinea merupakan himpunan yang saling berkaitan untuk membuat sebuah gagasan dari sang penulis. Dari pembentukan sebuah alinea harus mempunyai tujuan dimana sang penulis harus menceritakan idenya kedalam suatu cerita dan menegaskan perhatian secara wajar diakhir kalimat.

b.      Macam-macam alinea
-          Macam-macam alinea berdasarkan sifat dan tujuannya :
1.      Alinea pembuka adalah alinea yang berperan sebagai pengatur untuk sampai kepada masalah yang akan diuraikan.
2.      Alinea penghubung adalah  semua alinea yang terdapat antara paragraf pembuka dan penutup yang berisi uraian masalah yang dibahas.
3.      Alinea penutup adalah alinea yang dimaksudkan untuk mengakhiri karangan atau bagian karangan.

Kamis, 14 November 2013

cara mengawinkan hamster

0 komentar
Pada prinsipnya,hamster merupakan hewan yang memiliki  sistem reproduksi yang baik. Bahkan di usia 3 minggu, dalam kondisi tertentu hamster sudah siap untuk dibuahi. Meski mudah, tetapi untuk mendapatkan keturunan dengan kualitas yang baik, tetap harus berpatokan pada beberapa aturan tertentu. Sebab jika tidak, kualitas keturunan yang dihasilkan tidak akan optimal. Pastikan pula Anda mengawainkan hamster dari jenis yang sama. Sebab mengawainkan hamster dari jenis berbeda berpotensi memunculkan jenis hamster yang aneh, penyakit jenis baru yang berbahaya dan merusak rasa hamster yang ada. Tak jarang pula hamster yang dilahirkan normal tetapi gampang terserang pemyakit. Jadi bagi Anda yang seorang pemula, sebaiknya mengawinkan hamster dari jenis yang sama. Paling aman jika Anda memilih hamster jenis winter white sebab ia tegolong gampang dikawinkan. Berikut cara mengawinkan hamster yang wajib Anda ketahui.
 
Copyright © ita G4ever